Tentang Program Studi

tentang

Latar Belakang dan Sejarah

Keberadaan PSPA FF USU diawali dengan dibukanya Jurusan Farmasi pada tahun 1969 di Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Pengetahuan Alam (FIPIA) USU. Pada tahun 1982 FIPIA USU diubah menjadi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU. Pada saat itu tidak ada pemisahan antara Program Pendidikan S-1 Farmasi dan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Setelah mendapatkan gelar Sarjana Farmasi (Drs/ Dra, kini S. Farm), Mahasiswa dapat ke Tingkat Apoteker dengan tetap memakai Nomor Induk Mahasiswa (NIM) yang sama.

Pada tanggal 9 Januari 1999 Apoteker ditetapkan menjadi program yang berdiri sendiri di bawah Jurusan Farmasi dengan nama Program Pendidikan Profesi Apoteker (P3A) melalui rapat jurusan. Dengan perubahan ini, lulusan S-1 Farmasi harus mendaftarkan diri terlebih dahulu untuk menjadi mahasiswa P3A, dengan memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan. P3A menerima pendaftaran dua kali dalam satu tahun, yakni pada awal semester gasal dan awal semester genap.

Pada tahun 2000 Jurusan Farmasi ditingkatkan statusnya menjadi Fakultas Farmasi atas masukan Rektor USU (Prof. Chairuddin P. Lubis, DTM&H., Sp.A(K). Untuk itu Jurusan Farmasi membuat Proposal perubahan Status Jurusan Farmasi menjadi Fakultas Farmasi USU. Namun Proposal perubahan ini tidak dapat diproses oleh karena adanya surat edaran dari Dirjen Dikti bahwa pembukaan Fakultas baru di Indonesia tidak dapat dilakukan. Setelah USU menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 56/2003, tanggal 11 November 2003, maka di seluruh USU terjadi perubahan sebutan dari Jurusan menjadi Departemen. Seiring dengan itu pula, peluang Departemen menjadi Fakultas terbuka kembali karena pasal-pasal dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 56/2003, tanggal 11 November 2003, tentang Penetapan Universitas Sumatera Utara Sebagai Badan Hukum Milik Negara; dan Keputusan Majelis Wali Amanat No. 1/SK/MWA/I/2005, tanggal 8 Januari 2005, tentang Anggaran Rumah Tangga Universitas Sumatera Utara, membenarkan perubahan ini.

Persetujuan Prinsip perubahan Status Departemen Farmasi menjadi Fakultas Farmasi akhirnya diperoleh melalui surat Rektor USU No. 2395/J05/TU/2001, tanggal 17 Juni 2005. Langkah selanjutnya adalah pada tanggal 4 Juli 2005 diterbitkan Surat Keputusan Rektor USU No. 822/J05/SK/KP/2005, tentang Pembentukan Panitia Persiapan Pembukaan Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Pembukaan Fakultas Farmasi USU akhirnya disetujui melalui SK Rektor USU No. 1050/J05/SK/KP/2006, tentang Pembukaan Fakultas Farmasi pada Universitas Sumatera Utara, terhitung mulai hari Selasa, tanggal 8 Agustus 2006. Maka sejak saat itu Departemen Farmasi telah berubah menjadi Fakultas Farmasi USU, yaitu Fakultas yang ke-11 di lingkungan Universitas Sumatera Utara. P3A merupakan salah satu program studi di antara program-program studi yang lain di lingkungan Fakultas Farmasi USU, meskipun izin masih menyatu dengan izin S1 Farmasi sebagaimana P3A di Perguruan Tinggi lain di Indonesia. Selanjutnya pada tanggal 26 Januari 2011 P3A Fakultas Farmasi USU mendapatkan izin operasional dari Kementerian Pendidikan Nasional melalui Surat Keputusan No. 26/D/O/2011 tentang Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker pada Universitas Sumatera Utara di Medan, dan sejak saat itu P3A berubah nama menjadi Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker disingkat PSPA.

Pada tanggal 03 Februari 2012 Program Studi Profesi Apoteker Memperoleh Akreditasi “ A” Berdasarkan keputusan Direktorat Jenderal pendidikan Tinggi Departemen Nasional RI Nomor 001/BAN-PT/Ak-I/PSPA/II/2012.